Sabtu, 07 Mei 2016

Reborn,

Momentum kali ini tuk mereview sebuah kebijakan-kebijakan dalam diri sangat lah sesuai. Diruangan yang sederhana ini, ku tertegun dan ku tersadar akan seluruh tingkah laku selama ini.
Kebiasaan ber"introspeksi diri" sdh mulai luntur akan kesibukan dunia. Ketika diri ini sdh sangat lelah, maka disaat itulah hati dan pikiran ini mulai tersadar, saya hidup untuk siapa? Saya bekerja untuk siapa?
Dibalik "masalah" ini ternyata ada hikmah yang begitu besar yang saya dapatkan. Terima kasih ya Allah akan teguranMu ini, terima kasih juga buat sahabatku yg menyadarkanku melalui masalah ini.
Mungkin terlalu lebay (kata org, hehehe) saya memulai menulis blog ini, kebiasaan lama yang sudah terlupakan sejak dulu (tuk nulis di blog msh baru). Sebagian besar org ketika menulis diawal blognya, akan bercerita tentang diri pribadinya.
Tetapi saya memulai dgn sebuah tulisan berjudul "maaf...!!!", karena dengan maaf inilah saya tersadar akan begitu jauhnya saya dari begitu banyak kebaikan-kebaikan yang telah saya peroleh selama ini, keterlenaan dgn pekerjaan dan kemewahan dunia ternyata sedikit demi sedikit membuat sebuah noktah-noktah hitam di dalam hati, yang berujung dengan tertutupnya hati ini dengan noktah hitam tersebut.
Kemewahan dunia juga ternyata menutupi sisi-sisi baikku yang org telah kenal selama ini.
Apalah arti diri ini dari sekian juta manusia yang berada di sekitar saya, saya bagaikan kerikil d jalanan jika d bandingkan dengan seluruh manusia yg ada disekitar saya. Begitu angkuhnya saya berjalan dimuka bumi ini, tanpa memandang wajah" penuh syahdu org disekitar saya.
Keluargaku saya minta maaf yang begitu sombong dihadapan kalian,
Sahabat"ku, diri ini sesungguhnya tiada berarti tanpa kalian semua,
Teman"ku, maafkan lah saya yang sering memakai topeng kemunafikan,
Tulus dari hati memohon maaf dari kalian semua,
Dengan cinta dan sedikit keras kepala, kita sepakat jalan bersama

0 komentar:

Posting Komentar